Showing posts with label Kertasku. Show all posts
Showing posts with label Kertasku. Show all posts

19 Tahun Hidup Udah Ngapain Aja ?

       
          Assalamualaikum temen - temen. Sudah lama sepertinya aku nggak nge-blog lagi, ya karena beberapa hal serta kesibukan yang ada di kampus sih. di postinganku kali ini aku mau bercerita, yup cerita mengenai apa yang ada dalam uneg - unegku selama ini. Wah keren ya, uneg - uneg di posting di blog? ya pastinya tiap orang memiliki cara berbeda - beda dalam menyalurkan opininya, karena pengen aja aku nulis di blog ya no probelem. So, seperti yang ada pada judul postingan kali ini, 19 tahun hidup udah ngapain aja?

Menyesali Masa Lalu, Bukan Berarti Tidak Mengoreksinya

          Pernah nggak sih kalian mengingat - ingat kembali masa lalu kalian, entah itu dalam hal asmara, pendidikan, sosial ataupun yang lain. Masa lalu kadang membuat kita bahagia atau begitupun sebaliknya. Dalam hal ini, kalo memang waktu bisa diputar, mungkin tiap - tiap orang ingin kembali ke masa lalunya untuk memperbaiki suatu hal atau untuk menginginkan masa lalu itu terjadi padanya lagi. Dalam konteks memperbaiki masa lalu mungkin ada yang bilang kalo ini itu 'kecewa'. Tapi yang aku maksudkan bukan kecewa, namun lebih ke evaluasi, apa saja yang sudah dilakukan selama hidup ini sampai sejauh ini, dan berakibat seperti ini. Seperti contoh seorang pengusaha kerajinan yang sukses kaya raya, yang hidupnya kita tidak tau dia seperti apa. Namun pengusaha suskses tersebut merasa bahwa kerja kerasnya yang berawal dari jualan mainan handmade yang selama ini ia lakukan telah berhasil sampai sejauh ini.

          Lalu apakah pengusaha tersebut pernah mengoreksi masa lalunya, tentu saja pernah, apabila ia tidak mengoreksi apa yang ia perbuat yang menjadikannya gagal, maka ia mungkin tak bisa sukses seperti yang sekarang kita lihat. Begitupun dengan hidup kita, apa kita merasa kalau masa lalu kita buruk? lalu bagaimana cara kita untuk mengubah sesuai tersebut yang dapat menghambat kita dalam hal apapun? itu semua ada dalam diri kita masing - masing. Pada intinya kalau memang kita sudah jatuh dalam jurang, apakah kita tetap disitu saja? apakah kita tidak berusaha untuk kembali ke permukaan hingga sampai menggapai ke puncak bukit?

Tak Ada Salahnya Mencatat Apa Saja yang Sudah dilakukan pada Hari itu


          Apabila kamu memang benar - benar tidak memiliki plan untuk melakukan sesuatu di hari berikutnya, kamu bisa membuat sebuah note tentang apa saja yang sudah kamu lakukan di hari itu. Entah itu sesuatu yang berguna ataupun tidak berguna. Kenapa harus seperti itu? simpel aja, hal sekecil itu untuk dilakukan biar kamu tau apa yang selama ini kamu lakukan aja ketika di suatu saat nanti. Kalo orang bilang sih waktu yang sekian banyaknya itu, berapa kali kamu melakukan untuk aktivitas produktif demi menambah kualitas skill kamu.
          Bagi orang yang awan dan masih belum mengenali dirinya , hal ini terasa sulit dilakukan. Namun sesorang itu akan berubah pikiran ketika merasa bahwa yang ada di dalam dirinya selama ini bilang "Ngapain aja?". Bukankah hal itu wajar untuk dilakukan bahwa menjadikan sebuah hal kecil yang akan berpengaruh untuk hal yang mungkin menjadi lebih besar.

Emang Bener Kata Pepatah 'Waktu Lebih Berharga daripada Uang'


          Mungkin diantara kita pernah mendengar kata - kata tersebut kan? Pada waktu yah bisa dibilang belum menginjak umur - umur remaja lah, kalimat tersebut serasa tiada artinya dan hanya dijadikan lisan tak bermakna saja. Namun ketika kita sudha merasa bahwa hidup itu berat, kita sudah tau arti sebenarnya dari kalimat tersebut serta dampaknya bagi kita di kehidupan. Benarkah seperti itu? iya 'Waktu' itu jalannya cepet kalo nggak dimanfaatkan yah habislah waktu kita dimakan usia. Muncul lagi deh angan - angan seandainya ada alat penghenti waktu buat santai aja sejenak untuk istirahat, dan sisanya ketika waktu berjalan baru digunakan buat yang produktif.
          Nggak semua orang memiliki waktu produktif temen - temen. Kita bisa lihat mereka yang dilannda ekonomi yang buruk atau mereka yang keadaan sosialnya masih dibilang cukup rendah juga atau bahkan kondisi lingkungan yang kurang mumpuni. Beneran beberapa kondisi tersebut bisa berpengaruh ke waktu produktif kita? Seperti contoh orang yang kondisi lingkungannya kurang mendukung, yaitu mungkin rumahnya yang selalu kena musibah tanah longsor atau apalah. Jadi buat kamu yang sudah memiliki apa yang orang lain mungkin tidak kamu miliki, kamu harus bisa bersyukur dan harus memanfaatkan sebaik - baiknya.

Sebenarnya Definisi Sukses itu Apa sih?


          Ehh kok tiba - tiba ngomongin kesuksesan, emang ada kaitannya kah dari judul postingan ini? Ada kok, simpelnya apa yang sudah kita lalui hingga umur 19 tahun pasti akan berefek kedepannya, lalu akan menjadikan sukses tidaknya diri ini. Tapi sebelum itu, emang parameter sukses itu apasih?        
          Ketika banyak orang tua yang mengharapkan anaknya bisa sukses, tapi anak itu sendiri belum paham apa maksudnya sukses itu? apakah memiliki rumah yang megah dengan puluhan mobil serta ratusan hektar tanah sudah di anggap sukses? Lalu ketika semua itu didapatkan namun hidupnya biasa - biasa saja layaknya orang pada umumnya. Mungkin kita salah berfikir bahwa sukses itu harus kaya, benarkah? atau sukses itu sudah mendapatkan gelar atau jabatan yang sudha kita impi - impikan sejak dulu. Yah mungkin tiap orang memiliki pandangan masing - masing terhadap hal tersebut. Namun yang perlu diketahui adalah tidaklah seorang menjadi sukses ketika orang lain mendapat efek negatif dari orang yang akan sukses tersebut. Itulah mengapa aku kaitkan dengan topik seperti yang ada di judul pada postingan, kalo sebelum - sebelum apa yang kita lakukan itu pasti akan berdampak pada kedepannya, entah itu berguna maupun tidak berguna.

          Oke mungkin itu saja seri kertasku pada postingan kali ini. Fyi, ini hanyalah sebuah ya bisa dibilang kumpulan berbagai opini yang selama ini tersendat di kepalaku. Bisa dibilang tulisan yang aku tulis untuk diriku sendiri hehe. Bismillah, semoga diselanjutnya aku bakal lanjut nulis lagi di blog ini. Jadi sampai ketemu lagi. Terimakasih
          




IPMB & OMB PENS 2018 Sebuah Pengalaman yang Petjah

     Hai gaes, masa - masa pencari PTN udah berakhir nih, dan sekarang udah memasuki yang namanya masa - masa ospek. Nah, pada kesempatan kali ini aku akan bercerita mengenai pengalaman mengikuti ospek di PENS 2018. 

     Apa sih IPMB itu? IPMB merupakan kependekan dari informasi pengenalan mahasiswa baru. Sebenarnya hanya namanya saja yang diubah pada tiap - tiap institusi perguruan tinggi lain juga berbeda. Nah, pada IPMB ini, mahasiswa baru diharapkan dapat memahami segala peraturan, kehidupan kampus serta keseharian mahasiswa di kampus PENS. Dalam IPMB mahasiswa dibekali sebuah materi dalam bentuk seminar yang nantinya akan menjadi sebuah pengetahuan bagi mahasiswa baru.

     Lantas bagaimana dengan OMB itu? OMB merupakan kependekan dari Orientasi mahasiswa baru. Nah, ini baru yang dinamakan orientasi atau ospeknya. Seperti yang pada umumnya di perguruan tinggi lainnya. Yang namanya ospek ya gitu gitu aja, hampir mirip sih.

    Penjelasan sudah selesai dan kini saatnya aku bercerita mengenai IPMB & OMB di PENS. Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari. Awalnya di hari pertama kami membawa id card yang memang sudah di wajibkan untuk di bawa serta mengenakan pakaian pelatihan yaitu putih hitam. Yang aku jadi ngerasa waw itu, alur serta panitianya itu formal banget. Jadi disana nggak asal ngomong tanpa aturan. Panitia yang bertugas pun sangat terlatih dalam penugasannya. Bagi kami maba, kami awalnya juga tidak tau kita harus bagaimana, namun setelah beberapa hari pun kami sudah terbiasa. Kakak panitia disana mengajarkan kami untuk beretika sopan, menyapa seluruh warga PENS, serta agar menjaga kekompakan. Hari pertama usai, dan saat itu juga kami mendapatkan banyak evaluasi dan tugas yang sangat mendadak banget. Bisa dibayangkan saat itu berakhir sekitar isya' dan penugasan harus dikumpulkan besok.

     Tak peduli dengan apa yang terjadi, entah itu belum mandi atau belum makan, kami bergegas untuk menyelesaikan tugas secara berkelompok. Cukup lama kami mengerjakan, jam menunjukkan pukul 11 malam dan tugas pun selesai. Jadi bisa dibayangkan dalam 5 hari, kita hanya tidur 3 jam perhari. Hahahahaa.... emang seru sih. Bisa menjadi pengalaman yang berharga juga.

     Sampai tiba saatnya hari keempat, hari itu terdapat sebuah kejanggalan, yang mana seluruh kating (kakak tingkat) panitia memasang raut wajah yang cuek. Setelah sholat dhuhur, kami pergugus dikondisikan untuk memasuki ruangan kelas. Nahhh, kejadian itu sempat membuat bingung kami semua. Dari mulai ditanyai jumlah orang yang ada di dalam, hingga bimbingan mental dari ucapan kakak kakak tingkat.

     Selanjutnya, setelah sholat ashar kami semua dibariskan menuju lapangan yang dimana itu adalah orientasi yang sesungguhnya. Ejekan demi ejekan keluar dari mulut kakak tingkat. Namun dibalik itu semua, ternyata kami disuruh untuk membuktikan kesolidaritasan kita. Kami membuat sebuah koreo yang membentuk logo almamater tercinta. Setelah itu, kami disambut dengan sangat meriah oleh kakak - kakak tingkat yang ada disana. Bagiku itu adalah pengalaman yang baru pertama kali aku dapatkan. Aku sangat respect banget dengan tradisi seperti ini. Dimana kita tidak hanya memperdulikan teman seangkatan kita, namun juga kakak tingkat serta adik kelas. adanya timbal balik antar kedua tersebut yang membuat mungkin membuat ikatan yang menjadi ciri khas anak teknik (kata orang - orang sih).

     Mungkin sebagian orang merasa kegiatan (yang aku ceritakan diatas) tersebut adalah perpeloncoan, namun tidak gengs. Yang aku ceritakan saat orientasi tersebut tidak ada kontak fisik sama sekali, yang artinya tidak terdapat kekerasan. Kalo untuk lebih lanjutnya mengenai kenapa seperti itu dan seluk beluknya, mungkin lain kali aku bakal share di postingan berikutnya.

     Sebenarnya cerita pada postingan kali ini hanyalah sebuah penyaluran yang ada dalam pikiranku. Jadi mohon maaf bila memang segala penulisan sangat tidak rapi dan memiliki alur yang berantakan. Sekian artikel saya kali ini, kurang lebihnya mohon maaf. Terimakasih dan sampai jumpa.

Seorang Rival Juga Dibutuhkan

Tak semua kehidupan seseorang berjalan dengan mulus. Kita memang bisa merencanakan akan suatu hal, namun hal itu tak lepas dari takdir tuhan yang kadang membuat kita seakan – akan menjadi seseorang yang gagal. Berhari – hari kita telah berusaha, siang malam kita berdo’a. Namun apa daya kita hanya manusia yang tak luput dari dosa. Dari sebuah kegagalan, kita bisa memilih dua pilihan yang akan merubah sebuah nasib kita. Menyerah dan menerima kegagalan itu atau melawan sebuah kegagalan dan pantang menyerah. Lalu apa yang membuat seseorang masih tidak menyerah dalam kegagalan? Maka jawabannya Rival Itu Penting.

Kata – kata yang akan diingat adalah “Teman itu penting, namun seorang rival jauh lebih penting”. Bisa dibayangkan, bila seorang sedang mengalami kesusahan, teman salah satu yang bisa menjadi bantuan. Bila seorang sedih, teman bisa menjadi tempat curhatan. Bila seorang marah, teman bisa membantu meredahkan. 

Namun bagaimana halnya dengan rival? Bisa kalian bayangkan apabila seseorang yang tak memiliki rival. Tapi itu mustahil, tak mungkin seseorang tak memiliki rival dalam hidup. Bila seorang dalam kesusahan, rival menjadi sebuah pijakan untuk melawan kesusahan. Bila seorang dalam kesedihan, rival dapat dijadikan sebuah dorongan. Bila seorang marah, rival bisa menjadi pelampiasan.

Begitu pula dengan kegagalan. Seseorang pasti pernah mengalami kegagalan. Namun karena seorang rival, dia dapat melawan keputusasaan tersebut, melihat dengan lebih luas dan tau apa arti sebuah kegagalan yang sebenarnya. Melihat rivalnya yang berhasil dan mendapatkan sebuah kesuksesan. Lalu ia akan mencoba berusaha untuk mengalahkan rivalnya. Dengan demikian munculnya semangat untuk tidak pantang menyerah.

Mengubah seseorang menjadi seorang pecundang yang benci kekalahan, benci kegagalan dan keputusasaan. Dan ketika pada waktunya tiba, ia akan berhasil melampaui sang rival. Air  mata kegagalan yang dulu muncul kini diubah menjadi tangisan haru akan dirinya. Bangga akan dirinya yang telah mengalahkan sang rival tak lupa berterimakasih kepada tuhan. 

Lalu apa yang bisa mengalahkan sebuah kegagalan? Yaitu pantang menyerah serta menjadikan sang rival sebuah pijakan untuk terus lebih maju. Semangat juang yang tinggi akan terbayarkan oleh hasil yang maksimal. Dan patut berkata ‘terimakasih wahai rivalku, kau telah menunjukkan arti sebuah kegagalan’

Tes Bakat Artistik PENS 2018

Hai teman - teman, selamat datang di blog sederhanaku ini. Pada kesempatan kali ini aku akan menulis sebuah artikel yang membahas mengenai Tes Bakat Artistik yang dilaksanakan oleh PENS (Politeknik Elesktronika Negeri Surabaya). Sebelum itu aku akan menjelaskan latar belakangnya terlebih dahulu.


Tes Bakat Artistik

PENS memiliki berbagai macam program studi. Dari semua program studi, ada 2 prodi yang diwajibkan untuk mengikuti tes bakat artistik bagi peserta yang memilihnya baik melalui jalur PMDK maupun jalur UMPN. Kedua prodi tersebut adalah Teknologi multimedia broadcasting dan teknologi game. Mengapa hanya 2 prodi tersebut? Kedua prodi tersebut dibutuhkan skill grafis atau desain yang notabennya kedua prodi terebut juga termasuk dalam departemen multimedia kreatif. Jadi nggak usah heran kalo mahasiswa dalam prodi tersebut mempunyai skill grafis atau gambar yang Waw.

Oke, sekarang saatnya pada intinya. Mungkin soal untuk tes bakat artistik tiap tahun berbeda. Namun disini aku hanya menjelaskan bagaimana pengalamanku saat tes bakat artistik di tahun 2018. (Btw aku melalui jalur UMPN yah, jadi untuk yang jalur PMDK entah sama ataupun beda aku juga nggak tau. hehe)

Saat itu aku diberi selembar kertas HVS ukuran F4 yang sudah terdapat soal dan perintah untuk mengerjakan. Terdapat 4 soal yang diperintahkan untuk menggambar pose tubuh manusia yang berbeda - beda. Pose tegak menghadap kedepan (ini yang paling mudah menurutku), pose berlari, pose menendang, pose duduk bersilah (nah yang ini gambarku salah, hehe). Serta terdapat intruksi bahwa kalian bebas menggunaka angle manapun asal pose tubuh full body dan bentuk proposional. Saat itu waktu yang diberikan sekitar 40 menit.

Mungkin bagi yang memang jago menggambar, keempat  pose tersebut bukan masalah. Beda halnya denganku yang hanya bisa 1 pose saja yaitu pose tegak hahahhaa... so sad. ketiga pose lainnya sangat buruk, banyak bekas hapusan dan itu pun pose satunya lagi gambarnya salah. 

Bagi kalian yang memang minat untuk kedua prodi ini cukuplah kalian berlatih untuk menggambar secara proposional, tidak perlu bagus. INGAT...!!! hanya proposional. Proposional itu apa ya? Proposional itu adalah bentuk yang wajar yang perbandingannya sesuai dengan yang aslinya. contoh : Paha atas selalu lebih besar di banding paha bagian bawah.

Lalu bagaimana kriteria penilaiannya? Peniaian berdasarkan point yang dinilai oleh panitia. Peserta tidak mengetahui bagaimana sistem penilaiannya. Nahhh yang perlu kalian ketahui, misal nilai UMPN kalian pas - pasan atau waktu mengerjakan soal UMPN kalian merasa ragu dengan hasilnya, Kalian wajib unutk memaksimalkan tes bakat artistik ini. Mengapa demikian? Jawabannya simpel, agar nilai kalian keangkat. Karena nilai UMPN kalian akan dikombinasikan dengan nilai tes bakat artistik kalian.

Sepertinya itu aja sih yang perlu aku jelaskan. Pada intinya tes bakat artistik ya suruh gambar - gambar gitu lah. Cukup sampai disini saja. Terimakasih telah mengunjungi blog ini. Maaf bila memang tulisan yang saya ketik masih tak beraturan hehe... Sekian dan sampai jumpa di artikel berikutnya.

Alasan Kenapa Memilih PENS

Kalian sudah menginjak kelas 12? Tapi Masih bingung untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri mana yang cocok untuk kalian. Ingin ke universitas, tapi ujian masuknya sulit? Ingin kuliah dengan banyak berorientasi praktikum daripada teori? Ingin kuliah ala - ala SMK? Oke, stop mengeluh dan mari kita simak artikel ini dengan seksama yang akan membahas masalah Alasan kenapa memilih pens. Sebelum itu aku akan menjelaskan apa itu PENS terlebih dahulu yang aku peroleh dari berbagai sumber. Oke mari kita simak.


Apa itu PENS? 


PENS merupakan kependekan dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya atau dalam bahasa inggrisnya Electronics Engineering Polytechnic Institute of Surabaya (EEPIS). PENS merupakan salah satu perguruan tinggi negeri dalam jenis politeknik yang berada di Surabaya. 

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya secara resmi berdiri sejak tahun 1988. Sebagai sebuah perguruan tinggi politeknik, PENS menyelenggarakan pendidikan vokasi / terapan yang lebih banyak berorientasi pada praktik ketimbang teori. PENS adalah satu-satunya politeknik yang mengkhususkan diri pada bidang teknik elektro dan teknologi. Jadi buat kalian yang suka banget dengan hal - hal berbau kelistrikan, kabel - kabel, elektro, dan juga teknologi, mungkin kalian akan cocok untuk mendaftar di PENS.


Kok Nggak Pernah Denger Ya, Istilah PENS Itu 



Waktu di tanya saudara "Gimana? Jadi kuliah dimana?". Jawab ku "Di PENS, Om" dan yang terlihat ekspresi pamanku melongo kebingungan. Itulah fenomena yang muncul yang disebabkan oleh daya pengetahuan yang kurang luas. Banyak orang menganggap PENS itu tidak terkenal dan jarang muncul. Padahal, PENS menduduki peringkat nomor 1 politeknik negeri terbaik se-Indonesia menurut penilaian BAN-PT pada tahun 2017 lalu. Nggak usah heran kalo memang PENS itu juga memiliki prestasi yang mengungguli terutama di bidang robotika.


Prodi yang bisa dibilang unik



Selain mengkhususkan pada bidang rekayasa elektronika, PENS juga memiliki prodi dalam bidang teknologi serta industri kreatif. Teknik Informatika misalnya, yang merupakan prodi dengan peminat paling banyak pada tiap tahunnya. Serta adanya prodi MMB (Multimedia Broadcasting) dan Teknologi game yang dimiliki kampus ini membuat kampus ini memiliki jurusan yang unik karena tidak semua perguruan tinggi yang menyediakan 2 prodi tersebut. Bisa dibuktikan bahwa hanya PENS yang memiliki 2 prodi tersebut dalam kategori perguruan tinggi negeri. Nggak percaya? coba cek aja di google ketik keyword 'multimedia broadcasting' yang muncul pertama adalah MMB pens. Hahaha....


Biaya Lebih Murah Dibanding Jenis PTN lain


Soal Biaya pendidikan, pasti menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan. Biasanya di PTN yang berjenis Universitas menerapkan UKT dalam tiap prodi biayanya berbeda - beda. Namun di PENS menerapkan sistem golongan, yang artinya meski prodi kalian berbeda dengan teman kalian, namun masuk dalam UKT bergolongan sama, maka biaya yang harus di keluarkan juga sama.


Lokasi Strategis, Sekitar Kampus ITS




Ingin Kuliah di ITS, tapi nggak keturutan?? Hahahah... tenang aja bro, masuk PENS aja, kan kampusnya deket. Hehe... Dulu memang PENS itu bagian dari ITS, namun pada tahun 2012 PENS melepaskan diri dan membentuk sebuah Politeknik sendiri, makanya kampusnya di area ITS. Jadi kalo ditanya  orang atau saudara "kuliah dimana?" jawab aja di ITS. hahaha.... padahal dalam hati yang dimaksud itu poltek deket ITSnya. Kenapa dibilang strategis? di sekitar kampus ITS itu banyak banget kos - kosan, tempat nongkrong, warung makan, toko fotocopy dan printer, serta kampus ITS yang tempatnya kayak taman, adem gitu sih.


UMPN vs SBMPTN Pilih Mana?

Kalian merasa SBMPTN susahnya bikin mual? Ingin belajar SBMPTN namun otak udah nggak sanggup? Mungkin kalian sama halnya dengan yang aku alami. Sebelum itu kalian harus mengetahui lebih dulu perbedaan mengenai 2 jalur ujian masuk PTN tersebut (kunjungi :). Pada dasarnya soal - soal yang disajikan di UMPN levelnya beda jauh dibanding SBMPTN. Bisa dibilang soalnya masih dasar untuk anak SMA (yang memang tekun belajar juga). Mengapa demikian? hal ini sama halnya dengan SMA dan SMK yang memiliki tingkatan kurikulum yang berbeda pula. Penjelasan gampangnya itu UMPN = SMK dan SBMPTN = SMA. Namun hal tersebut juga tergantung dari kemampuan masing - masing individu juga.

So gaes, mungkin hanya itu yang dapat aku tulis dalam topik Alasan kenapa memilih pens. Kok kesannya seperti membangga - banggakan nama PENS ya? ya memang harus bangga lah setelah menjadi anak PENS, hehe. Artikel ini diendorse ya? nggak lah gaes, mana mungkin ada yang endorse blog miskin kaya' gini. Lagian ini murni dari tulisanku dan dari pengalamanku juga yang notabennya memang PENS itu rencanaku saat lulus SMA dlu, hehe.

Bila ada pertanyaan yang berkaitan dengan postingan ini boleh kalian tanyakan di kolom komentar di bawah ya. Sekian dari artikel yang aku tulis ini, semoga bermanfaat bagi kita semua serta mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang cukup. Terimakasih dan sampai jumpa.


Tujuan Awal yang Tercapai, Diterima di PENS - UMPN 2018

     Assalamualaikum teman - teman, sesuai dengan judul disini aku akan menceritakan topik mengenai pengalamanku dalam memperjuangkan masa depan setelah lulus SMA. Intinya inilah pengalamanku mengikuti UMPN dan akhirnya diterima di PENS. Ehh... bentar -  bentar harus mulai darimana dulu nih enaknya? kayaknya dari latar belakang  dulu nih yah biar bisa paham. PERHATIAN!!! CERITA INI CUKUP PANJANG, HARAP MEMBACA CERITA BERIKUT DAN MENGHAYATINYA YA, HEHE.....


Ketika aku baru naik kelas 12, aku sudah mengincar yang namanya ITS. Wihh... siapa yang nggak tau perguruan tinggi favorit itu, pasti tau lah. Nah yang namanya favorit berarti kan peminatnanya  juga banyak dan untuk diterimanya itu harus bisa mengalahkan peserta lain dengan usaha yang nggak sedikit pula. 

Setelah tau memang menuntut ilmu di ITS itu susahnya bukan main, aku beli tuh buku SBMPTN yang tebel yang harganya saat itu skitar 100rb rupiah. Sedikit demi sedikit aku ngerjain tuh soal - soal SBMPTN di buku itu meskipun nggak tau tips dan triknya saat itu. Jujur aku nggak pernah ikut bimbel atau les yang elit, yang biayanya berjuta - juta (like SSC, GO, Primagama, dll). Aku hanya les di bimbel rumahan biasa yang biayanya skitar 150rb rupiah perbulan yang memang sudah aku jalani dari aku kelas 10 semester 2 hingga kelas 12.

Awalnya aku mengetahui PENS itu dari anaknya guruku yang memang setahun di atas ku (dia bukan anak PENS), dia di terima di UB dan menceritakan kalo temenya ada yang diterima di PENS. Katanya ujian untuk masuk PENS itu mudah - mudah dan blaa....bla..bla.. (saat itu aku mengenal PENS hanya sebuah kata saja, belum tau informasi detailnya) Ok, Skip. 

Saat itu liburan semester 5 dan awal masuk semester 6 sudah pada masa - masa bingung. berbagai pertanyaan muncul dalam pikiranku Ehh.. "ntar nanti setelah lulus kuliah dimana ya? Ehh.. enaknya kuliah atau kerjanya? temenku ada yang rencana nikah nih.. hahahhaha....". di semester 6, aku baru mengetahui macam - macam jenis perguruan tinggi yan telah dijelaskan oleh guru BK di sekolahku. Ternyata perguruan tinggi itu jenisnya ada Universitas, Politeknik, Akademi, Sekolah tinggi, Institut. Nahh dari situ aku mulai ingat kalo PENS itu termasuk golongan poltek. Akhirnya aku jelajahi yang namanya PENS, seluk beluknya, pengalaman orang yang di terima disana, soal - soal ujiannya, dll. Beberapa minggu  berlalu aku baru mengetahui jalur ujian masuk poltek itu namanya UMPN.

Aku lihat soal - soal tahun sebelumnya, menurutku lumayan sih di banding SBMPTN yang bikin mual. Tingkat soalnya jauh lebih mudah dari SBMPTN, bisa dibilang sangat  jauh dan masih berbasis dasar menurutku (tapi bukan berarti mudah itu gampang untuk lolos lho ya). banyangkan aja kalo misal kalian anggap soal UMPN itu gampang, bagaimana bila orang lain menganggap lebih gampang?. Ok, skip! dari situ tujuanku sudah terbentuk. Aku ingin diterima di PENS. 

Bagaimana dengan perjuangan SBMPTN untuk ke ITS? awalnya aku niat, ada banyak faktor yang memang dapat mengalahkan semangatku. Karena aku ini tergolong orang yang pemalas, aku sangat malas untuk mempelajari hal yang tidak kusukai. So, aku suka hitungan, yang berbau teknologi, sidikit hafalan, jadi aku sangat malas kalo belajar biologi. Nah karena SBMPTN terdapat mapel biologi untuk ujiannya maka dari itu aku kendor di SBMPTN. Alasan lain adalah aku buta Fisika, Yaaa.. Jujur aku sangat buta Fisika dari kelas 10 karena faktor guru, hehe....

Aku sudah mulai mempelajari soal - soal UMPN dari bulan Februari (saat itu ujiannya bulan Juni). Ujian praktek, USBN, UNBK sudah terlewati dan alhamdulillah lancar. Kabar gembira bagiku, aku mendapatkan tiket untuk mendaftar SNMPTN. Ya, aku lolos seleksi 50% sekolah. Dari situ, semangat belajarku mulai kendor mengingat saat itu usai UNBK (harusnya setelah UNBK harus lebih giat belajar untuk persiapan ujian - ujian masuk PTN). Alhasil kelalaianku terbalaskan dengan tidak diterimanya aku di jalur SNMPTN (saat itu aku memilih prodi Sistem informasi dan Teknologi informasi di UB). 

Dari peristiwa tidak diterimanya aku di jalur SNMPTN, aku langsung menjadwalkan diri untuk persiapan SBMPTN. Seperti yang aku ceritakan bahwa aku nggak ikut bimbel elit serta saat itu bimbel les ku sudah habis masa pembelajarannya (terakhir 1 minggu sebelum UNBK). Aku belajar semua materi SBMPTN dari pagi, siang malam secara tidak efektif. Mengapa tidak efektif? saat itu aku bingung mana yang harus di pelajari terlebih dahulu? mana yang harus dikerjakan? mana yang .... mana yang.... serta saat itu aku menggunakan sistem kebut semalam yang sangat tidak masuk di otak materi yang aku pelajari sendiri. 

Aku hampir menyerah, tak tau arah, alhasil pasrah pada waktunya. Ya, Aku memilih prodi SBMPTN juga asal - asalan, ku pilih prodi sistem informasi UNAIR dan sistem informasi di UNEJ (Jember). Saat ujian pun aku merasakan kurang maksimal dan memang pasrah kepada takdir. SBMPTN usai, Istirahat?? Noo......,, "sebelum aku mendapatkan status diterima aku nggak akan pernah berhenti belajar" itu kata - kata ku untuk melawan malasku. Karena pengumuman SBMPTN masih lama sekitar 2 bulan lagi. Aku belajar untuk menghadapi Ujian kedinasan STIS. Ya intinya semua ujian saat itu aku ikuti. 

Seperti pada umumnya orang bilang 'Berusaha dan do'a semaksimal dulu nanti takdir yang menetukan' Nah disitu aku mencari jalan yang memang menjadi tadirku. Setelah Tes Kedinasan STIS berakhir, aku masih terus berlatih soal UMPN yang memang UMPN itu ibarat kartu AS bagiku. Waktu demi waktu berjalan sambil menunggu pengumuman tes kedinasan STIS aku mengasah mapel Fisika mmulai dari nol dan itu skitar 20 hari sebelum UMPN. Saat itu maghrib, setelah melaksanakan sholat maghrib aku berdo'a kalau memang ini jalanku akan aku terima. Aku buka pengumuman di website STIS dan ternyata aku gagal lolos. 

Oke dan saatnya kartu As terakhirku yaitu UMPN. Berhari - hari aku latihan soal, karena saat itu bulan Ramadhan jadi waktu belajarku mungkin agak singkat dan tidak bisa full day intinya. Hingga tes UMPN tiba, tanggal 2 Juni 2018. Pagi harinya setelah sholat tahajud, aku berdo'a dan meminta kepada Allah agar di mudahkan saat Ujian nanti. Btw aku memilih prodi di PENS sbb :

1. D4 Teknik Informatika
2. D3 Teknik Informatika
3. D3 Multimedia Broadcasting
4. D3 Teknik Sipil di Polinema (Formalitas aja) 

     Peserta saat itu cukup banyak yakni sekitar 3.600 yang meningkat daritahun sebelumnya yang hanya 2.300 orang. Aku masuk ruang ujian hingga diperintahkan untuk membuka soal UMPNnya. Bismillahh.... Jebrettt... Langsung kejar waktu untuk mengerjakan yang kubisa lebih dulu. karena Penilaian UMPN benar +4, salah -1, tidak dijawab 0 maka aku berusaha untuk mencari soal yang mudah serta dapat di kerjakan dengan cepat. Soal UMPN PENS terdapat 4 mapel dengan total 100 soal. Matematika 30 soal Fisika 30 soal, B.indo 20 soal, B. inggris 20 soal dengan waktu yang disediakan cukup lama yaitu 150 menit. 

Awalnya aku ragu dengan hasil karena saat aku mengerjakan ujiannya, aku merasa kesulitan di bidang B. inggris (karena kemampuanku di bidang tersebut kurang). Setelah tes tulis, ada juga tes bakat artistik yang harus diikuti bagi yang memilih prodi multimedia broadcasting dan teknologi game di PENS. Untuk lebih lanjut mengenai tes bakat artistik kalian bisa klik Tes Bakat Artistik PENS 2018

Pengumuman sebenarnya tanggal 12 Juni 2018, namun karena mepet lebaran akhirnya di majukan menjadi tanggal 9 Juni 2018 pukul 20.00 WIB. Nahh saat itu setelah berbuka puasa aku tertidur, bangun -  bangun aku lihat jam sudah menunjukkan 21.00 WIB. 'Waduhh' kelewatan nih pengumumannya... saat hendak lihat pengumuman aku buka smartphoneku sejenak dan ku lihat pesan Whatsapp yang dikirim temanku. 'Waseekk... ketrima MMB rek' Kebetulan temanku mengetahui nomor pesertaku saat itu.



Awalnya aku nggak percaya, ternyata aku cek dengan mata kepalaku sendiri Alhamdulillah aku keterima. Walaupun di terima di pilihan ketiga tapi itu adalah suatu kabar yang sangat gembira bagi orang yag nggak terlalu jenius bisa keterima di poltek negeri sepertiku. Lalu gimana dengan SBMPTNnya? sudah aku buang jauh - jauh dan tidak mengharapkannya. Hehe...

Oke teman - teman, Hehe...cukup panjang ya, kayak cerpen aja. Untuk selanjutnya mungkin akan aku posting di artikel yang berbeda karena ini sudah cukup panjang. Semoga cerita di atas dapat menginspirasi kalian yang akan memperjuangkan cita - cita kalian kedepannya. Ingat!!! Ambil sisi positifnya saja dari ceritaku diatas, jangan tiru yang negatifnya ya...Hehe. Terimakasih telah membaca cerita dalam postinganku kali ini dan sampai jumpa.

Sleep Paralysis dan Gangguan saat Tidur

     Pernahkah kalian merasakan gangguan saat tidur? diantaranya posisi tidur yang kurang pas? digigit nyamuk? atau perut terasa lapar sehingga kalian mengalami kesulitan saat hendak tidur? memang benar hal tersebut adalah beberapa gangguan yang sangat annoying. Namun hal itu tak seberapa jika dibandingkan Sleep Paralysis. Istilah itu bisa dibilang adalah ketindihan dimana menurut ilmu sains ketika tubuh kalian sudah tidur namun otak kalian masih bangun (penjelasan singkatnya). Dalam ilmu kedokteran bisa disebut kelumpuhan saat tidur yang mana sistem saraf kalian tidak dapat mengatur dengan akurat beberapa fungsi tubuh kalian. Sehingga kalian akan merasakan rasa sesak di dada seperti halnya kurang oksigen. Sistem saraf yang tidak terkontrol tersebut juga dapat mengakibatkan gangguan psikologis kalian seperti merasa takut, senang serta dapat menimbulkan efek halusinasi yang berlebihan.  



     Yup pengenalan sudah selesai dan sekarang waktunya tips - tips lebih dalam mengenai sleep paralysis. Disini penulis sendiri sering mengalami istilah "ketindihan" itu. Bagi kalian yang mengalami hal serupa pasti sangat tidak nyaman dan resah. Apakah hal tersebut dianggap sebagai hal yang biasa terjadi? Banyak pendapat yang mengatakan itu biasa dan tak sedikit pula mereka mengatakan hal itu sangat berbahaya.

Fase - Fase Sleep Paralysis yang Saya Alami


     Ketindihan dapat juga terjadi karena terlalu kelelahan. Nah disini saya memang sering begadang entah itu karena tugas sekolah ataupun main dota 2 hehehe.... Waktu mulai tidur sekitar jam 23.30 - 00.00 dini hari. Tubuh terasa sangat lelah hingga akhirnya memasuki fase tidur. Yang saya rasakan saat itu adalah dada sedikit sesak dan seakan - akan ada seseorang yang mencekik leher saya. Salah satu mengatasinya yaitu dengan merilekskan tubuh dan pikiran. Jangan sampai kalian memikirkan hal yang negatif saat dalam tahap ini karena itu akan membuat halusinasi muncul (menurut pengalaman penulis). Selanjutnya jika kalian bisa mengendalikan tahap sleep paralysis kalian dapat memasuki fase lucid dream. Untuk lebih jelasnya mengenai lucid dream kalian bisa mengunjungi Cara Memasuki Fase Lucid dream. Terdapat Fase jika kalian mengikuti hati dan pikiran kalian dimana kalian merasa tertarik keluar dari tubuh (namun hal ini jarang terjadi). Fase tersebut bisa jadi Astral Projection. Menurut pengalaman penulis, saya pernah sekali mengalami hal ini saat merasakan tubuh kita tertarik hampir keluar dan saya melihat ayah saya yang sedang menonton televisi. Lalu ketika tubuh  astral saya kembali pada raga saya dan terbangun dari tidur, ternyata benar ayah saya sedang menonton TV. Hal yang sama telah dialami juga oleh Kevin anggara saat menceritakan pengalamannya bersama youtuber Indigo Filo Sebastian


     Memang beberapa faktor dari fenomena ketindihan ini juga karena adanya keastralan yang tak dapat kita lihat. Menurut orang yang mengetahui hal - hal yang berhubungan dengan Dunia Astral, Ketindihan juga memicu adanya Astral projection seperti yang saya alami tadi. Namun jika menurut saya hal tersebut saya angggap tidak ada. karena ini menurut kepercayaan masing - masing. 

     Saya akan memberikan solusi bagi yang sering mengalami hal serupa yaitu Sleep Paralysis. Pertama, selalu baca do'a saat hendak tidur dan lebih mendekatkan diri pada Tuhan YME. Bagi yang muslim disarankan mengambil wudhu saat hendak tidur dan juga berdo'a. Kedua, dari segi psikologis lebih baik kalian mengatur pola tidur kalian, rilekskan pikiran kalian, hilangkan beban yang ada di otak kalian. Selalu berpikir positif saat terjadi hal yang aneh dalam sleep paralysis. Rajin berolahraga dan refreshing untuk memperlanjar peredaran daraf dan sistem saraf yang terlalu tegang.

     Sekian artikel yang dapat saya tulis. Apabila terdapat banyak kesalahan penulisan serta alur tulisan yang berantakan saya mohon maaf sebesar - besarnya. Disini penulis ingin mengeluarkan isi pikirannya dalam bentuk tulisan yang mungkin bermanfaat bagi kalian. Akhir kata dari Artikel ini sampai jumpa di artikel berikutnya dan sampai jumpa.

FIRST MEDIA Bikin Ngurangin Pahala Puasa

    

     Jam menunjukkan pukul 16.30 WIB. Hal yang biasanya di tunggu oleh orang-orang yaitu waktu berbuka. Kebanyakan orang melakukan kegiatan untuk menunggu waktu berbuka tiba (ngabuburit). Nah karena waktu maghrib nanti jam 17.30 WIB, kan hal seperti  ini wajar. duh, selisih waktu sekitar 1 jam. Maen Dota aja lah.... Login, Play , all pick, pilih Terror Blade. mau ambil bounty nih ehhh Malah DC. Sabar.. sabar.. hal seperti ini wajar. Reconnect lagi dan berhasil. selang 3 menit, kejadian pun terulang. Duh DC lagi.... disconnect dota, reconnect Wifi, mau masuk in game, yaelah "Establising connection" wadow daripada kena abaddon karena DC terlalu lama, terpaksa log out dota + steamnya. Relog lagi dan hal yang serupa terjadi lagi. "ya ampun nih Wifi bikin emosi aja". akhirnya restart Wifi dan masuk In game. Duh PING 200 "apa-apaan nih woy". Alhasil kena low priority, padahal barusan udah kelarin LP. Aneh nih masa ISP yang perbulannya 250k PING 200??  nyoba pakai data IM3 malah PING 50an (karena tinggal beberapa ratus Mb, aku ganti pakai Wifi) Ehhh malah PING 200.

     Nah ini nih bikin orang Emosi dan ngurangin pahala puasa. sudah 1 bulan contact bilangnya "masih dalam proses". Apa ini internet Indonesia? Apa ini yang dinamakan First? Sengaja aku cantumkan ISPnya biar gak nanggung nanggung disimpen malah kepikiran terus. hanya awal-awal promo tapi setelahnya di abaikan. Nama yang pantas seharusnya Worst Media. lol

     Ambil positifnya aja dan buang negatifnya. Nggak ada positifnya??? Ambil negatifnya jadikan positif... Keep Funn...

DAMN..!!! Copas/Reupload atau Semacamnya

 


     Setiap orang memiliki kemampuan di bidang masing-masing. Ada yang memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Namun, seseorang yang lebih kreatif dan lebih cerdas tentunya kadang telah menyalahgunakan untuk hal-hal yang dibenci oleh orang lain. Nah ini nih yang di sebut sampah masyarakat. Eeiitss,, Tapi anehnya bagi orang awan hal tersebut juga penting dan juga dibutuhkan. Jadi yang tadinya sampah akan dikonsumsi oleh masyarakat namun telah dibumbui oleh zat yag tidak terlihat seperti sampah. Itulah beberapa kalimat kiasan yang aku tulis untuk orang-orang yang lebih kreatif dari orang-orang kreatif.

    Okelah rek, langsung bahas saja permasalahannya. dari beberapa kalimat kiasan diatas mungkin kalian sudah paham. Kenapa sih yang copyright gak diblock dari google? kenapa blog yang full copas gak dilaporin ke pihak blogger?. Yahh itu semua karena masyarakat juga membutuhkan, karena jika terdapat hanya satu informasi pada suatu blog, website atau channel youtube. Maka sebuah informasi tersebut tidak tersebar. Namun alasan "karena masyarakat juga membutuhkan" itu adalah alasan yang bullshit. Kenapa harus full copas kalau bisa buat sendiri? membaca sebuah artikel, mengambil point penting, lalu membuat pada artikel pada blog sendiri dengan bahasa sendiri itulah yang harus sebenarnya dilakukan. apa hanya karena pengunjung kalian copas suatu artikel resmi pada blog lalu kaliah publish pada blog full copas kalian sendiri lalu menambah dollar adsense? Woww,, sungguh prestasi yang hebat. pemikiran adsense itu adalah point terakhir.

    Yaahh blog selesai dan sekarang youtube. sama aja bro.. banyak youtube dengan channel reupload yang tersebar di Indonesia yang memiliki jumlah subscriber rata-rata melebihi youtuber creator. nah yang makin parahnya trending topik di Indonesia dipenuhi dengan video reupload-an yang kualitasnya menyebabkan kanker mata stadium 11. nah kenapa demikian? kembali lagi ke masyarakat awam yang memang mereka tidak mengetahui hal tersebut. Dan itu malah membuat para pemilik channel reupload untung mendapatkan iklan view dari masyarakat yang menonton video mereka. padahal mendapatkan view sebanyak itu sangatlah sulit jijka channel asli. lalu apa tujuan mereka? apalagi kalau bukan adsense. aku tau kalai mereka itu lebih krearif dari pada orang kreatif karena mereka mengupload ulang video yang telah di upload lalu membumbuinya dengan lagu tambahan dan cut to cut.

     Jadi kesimpulannya bagi kalian yang memang menemukan sebuah channel reupload tolong untuk di report ke pihak youtube. Dan juga para konten reupload sadarlah kalian berapa kali kalian menyebabkan orang-orang terkena kanker mata stadium 11. segeralah menjadi seorang creator yang asli dan jangan bersembunyi dibalik monitor PC.

     Ini hanyalah sebuah catatan untuk personal blogku sendiri. Jika kalian membaca dan merasa seperti apa yang aku katakan diatas, segera berubahalah bro, masih ada langit di atas langit. INGAT!!! itu kawan.